Artikel List

Item
Cara Mendidik Anak Untuk Membangun Rasa Pecaya Diri

www.promomainan.com - Anak yang dilatih dalam membangun rasa percaya diri cendrung lebih berhasil dalam melakukan apa yang mereka inginkan. Di antara sifat-sifat yang diinginkan ini, rasa percaya diri anak menjadi salah satu fondasi yang paling penting untuk mewujudkannya.Lalu bagaimana caranya ?


Mendidik anak menumbuhkan rasa percaya diri

Rasa percaya diri yang tumbuh dari dalam diri anak harus dimulai dari cara orang tua mendidik. Orang tua harus percaya pada kemampuan anak bahwa mereka dapat melakukannya sehingga dari dalam diri anak tumbuh rasa percaya diri akan kemampuannya. Anak dengan rasa percaya diri yang baik bila mereka mencoba sesuatu besar kemungkinan akan berhasil namun bila mereka gagal mereka tidak cepat putus asa dan akan mencobanya kembali. Berbeda dengan anak yang memulai dengan kurang rasa percaya diri besar kemungkinan akan gagal dan tidak akan mau mencoba / berusaha kembali.

Ajaran yang bisa dimulai untuk anak dimulai dari cara mengikat tali sepatu sendiri, mengikuti perlombaan di sekolah, belajar naik sepedah, dll. Dengan rasa percaya diri yang baik anak akan menunjukan sikap Aku Bisa . Sebaliknya anak yang kurang dilatih rasa percaya dirinya akan merasa Aku Tidak Bisa , Aku Kurang Baik.

Menanamkan Rasa Percaya Diri Anak Secara Bertahap

Rasa percaya diri anak tidak datang begitu saja namun harus dilatih secara bertahap. Dimulai dari hal - hal kecil lalu berkelanjutan ke tahap yang sulit. Misalkan anak belajar naik sepedah, pertama dia belajar naik sepedah kecil roda 4, kemudian sepedah yang agak tinggi tapi masih roda 4 dan ketika dia sudah mulai mahir kita bisa memberikannay sepedah roda 2. Mungkin kita sebagai orang tua adakalanya merasa takut bila anak akan jatuh dan terluka , tapi perlu diingat bahwa salah satu penghambat proses rasa percaya diri ini karena rasa takut baik dari orang tua maupun dari anak. Dan rasa takut akan menghentikan anak untuk mencoba lagi / berusaha kembali.

Sebagai orang tua harus mengetahui apa yang menjadi rasa takut anak kemudian membimbing mereka mengatasi rasa takut itu. Dengan demikian anak tidak akan mudah menyerah bila mengehadapi suatu masalah.

Bagi anak - anak kata - kata seperti Hati - hati, Jangan jatuh bisa menurunkan rasa percaya diri mereka karena sudah dibayang - bayangi rasa gagal. Sebaiknya anak diberi alat pelindung dan diajarkan petunjuk dasar bila ia terjatuh, sehingga kegagalan tidaklah menjadi sesuatu yang harus ditakuti. Bila anak tetap punya rasa percaya diri, ia akan mudah belajar teknik-teknik yang lebih rumit pada jenjang selanjutnya.

Cara Menyampaikan Kritik Pada Anak

Cara menyampaikan kritik pada anak bila mereka salah pun harus lebih cermat. Salah - salah anak menjadi ketakutan dan rasa percaya diri mereka menurun. Hindari kata seperti Mengapa kamu ceroboh ? tapi gunakan kata seperti ini Apakah kamu akan lebih hati - hati .  Dengan demikian anak tidak merasa takut salah / gagal.

Intinya :

 - Dorong mereka untuk percaya pada diri sendiri. Buatlah mereka terbiasa mengatakan, Ya, saya bisa melakukannya!


- Memilah tantangan besar menjadi langkah-langkah kecil supaya ada proses bertahap


- Bimbing mereka untuk mengatasi ketakutannya


- Menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka untuk mencoba hal-hal baru


- Beri pengakuan saat mereka melakukan hal yang benar


- Jangan memberi kritik negatif tetapi ungkapkan dengan cara lain


- Bersikaplah percaya diri, bimbinglah anak dan menjadi contoh yang baik untuk anak


- Jangan marahi mereka bila salah untuk pertama kalinya tapi berikan arahan mengapa mereka salah, mengapa itu tidak boleh , dan apa dampaknya pada yang lain bila mereka melakukan kesalahan.

Rasa percaya diri yang dilatih sejak dini akan membantu anak kelak dikehidupan dewasa dimana dilematik permasalahan hidup akan lebih berat dan kompleks sehingga anak tidak takut menghadapinya, tidak takut gagal / salah dan akan tetap berusaha.